Minuman Drakor

- Juni 02, 2020

Oleh Imam Syaroni 

Kemarin malam saya mampir di salah satu Indomaret karena ada sesuatu yang harus dibeli di sana, terlihat antrian yang lumayan panjang dan saya berdiri di belakang wanita muda berjilbab.

Saya tertarik untuk memperhatikan wanita muda itu karena gerak-geriknya memperlihatkan sesuatu yang berbeda, mbak-mbak itu terlihat senyum-senyum sendiri dengan memperhatikan botol minuman yang dibawa. Ada sekitar 5 botol minuman dengan merk yang sama.

Setelah sampai di kasir, wanita itu menanyakan  kepada pegawai Indomaret, "Mas minumannya tinggal ini saja? Di display sudah habis?" tanya mbaknya.

"Kayaknya masih ada 1 boks di gudang, Mbak," jawab kasirnya.

"Saya beli semua, Pak!" teriak wanita itu histeris.

Dengan histerisnya, wanita itu langsung berlari dan ternyata diikuti temannya juga untuk mendapatkan minuman tersebut.

Di sekeliling mereka banyak sekali orang. Namun saya lihat, mbak-mbak tersebut tampak tidak mempedulikan keadaan sekitar. Pokoknya ,yang penting dapat minuman tersebut.

Setelah mereka keluar, saya penasaran apa yang mereka beli hingga sampai segitu ekspresi wajahnya. Bahkan kalau bisa dibilang tidak bisa menjaga adab kewanitaannya. Saya pun mendekat ke kasir dan menanyakannya.

"Mbak-mbak tadi beli apa, Mas?"

"Itu loh, Mas, minuman yang ada gambar artis Korea," jawab Ppegawai Indomaret.

Kejadian itu membuat saya penasaran untuk mencoba melihat beberapa film drama Korea di Youtube. Dan ternyata... Wow!

Saya melihat salah satu judul film drama Korea dengan durasi sekitar 40 menit. Filmnya ternyata sangat bagus, apalagi artisnya sangat ganteng-ganteng dan cantik-cantik. Setelah selesai, endingnya sangat membuat penasaran, namun ternyata belum selesai, ada episode yang harus dilihat lagi.

Saya lihat lagi episode yang kedua, dan hasilnya sama, membuat penasaran dan harus lihat episode selanjutnya. Saya penasaran ada berapa episode sih? Saya cek ternyata lebih dari 20 episode. Amazing.

Mungkin film-film ini sangat disenangi anak muda. Namun menurut saya, hal ini bisa membuang waktu kita untuk bisa berkarya. Seharusnya di usia mereka yang muda harus banyak memiliki pengalaman dalam mengarungi kehidupan mereka di masa depan. Namun apabila kita terlalu larut dalam drama, kita bisa terpesona dalam imajinasi yang fatamorgana.

Kita hanya bisa membayangkan kehidupan yang sebenarnya sulit terjadi dalam dunia nyata, dan endingnya apabila tidak sesuai dengan kehidupan kita, bisa-bisa berujung putus asa.

Ayo, anak muda bangkit dari tidurmu. Bolehlah suka terhadap sesuatu, namun sedang-sedang saja.

*Penulis, tinggal di Sidoarjo, Peserta #60HMB SMILE


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search