Lebih Jahiliyah dari Kaum Jahiliyah

- September 15, 2018
Itulah kita, yang mengaku muslim abad modern.

Tidakkah kita sadar bahwa kita memiliki ratusan berhala yang kita sembah melibihi banyaknya berhala yang dimiliki kaum jahiliyah Arab sebelum Rasulullah diutus ke tengah-tengah mereka untuk menyampaikan tauhid.

Kita sebut saja beberapa berhala kita itu: harta, anak-istri, jabatan, pejabat/bupati/gubernur/presiden/kiai, musik, makanan, media mainstream, artis, dan masih banyak sekali yang tak mungkin saya sebutkan satu persatu. Silakan tengok kembali hati kita untuk memastikan jumlah berhala yang kita miliki.

Sungguh, kata Rasulullah, belum sempurna iman seseorang sebelum ia mencintai Allah dan Rasulnya melebihi apapun di dunia ini. Tapi kita telah mencintai berhala-berhala kita melebihi cinta kepada Allah dan Rasul-Nya. Adzan berkumandang tapi kita masih memutar musik keras-keras, waktu shalat sudah tiba kita masih asyik menonton tayangan televisi dengan sangat khusyuk, fanatik pada kiai sampai-sampai sang kiai melanggar syariat pun diikuti, percaya kepada berita yang disebarkan media sama seperti mempercayai kitab suci, mengagungkan tokoh atau pejabat seolah-olah ia adalah orang yang maksum seperti halnya Rasulullah, menghalalkan segala cara untuk memperoleh jabatan, dan sebagainya, dan sebagainya. Silakan kita renungkan.

Kita tak pernah bersungguh-sungguh mencintai Allah. Syahadat kita tak murni, syahadat kita cemar oleh perbuatan kita yang tak sesuai. iIbarat seorang yang mengatakan cinta pada kekasihnya dan berjanji bahwa tak ada yang lain selain dia di hati tetapi ternyata di kemudian hari rajin selingkuh dan berganti-ganti pasangan.

Seberapa besar kita mencintai Allah dibandingkan dunia dengan segala perhiasannya? hanya hati kita masing-masing yang bisa menjawabnya.


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search