Kembali Israel menahan 484 warga Palestina dan Menembak Mati 11 Anak kecil

- September 11, 2018
Pasukan penjajah Israel kembali menangkap 484 warga Palestina sejak agustus kemarin. Penangkapan ini terdiri dari 62 anak-anak dan 18 orang wanita seperti dilaporkan oleh kelompok hak asasi Manusia kemarin.

Kini jumlah tahanan Palestina yang ditahan di penjara Israel  telah meningkat menjadi 6.000 orang, diataranya 51 wanita dan gadis, jumlah lainnya 430 orang yang sedang ditahan di bawah penahanan administratif.

Akibat dari jumlah penangkapan ini, sejumlah tahanan administratif melancarkan mogok makan  sebagai bentuk perlawanan terhadap pengadilan Israel.

Sejak awal tahun lalu, penanggap para waita Palestina kian meningkat. Jumlah wanita yang ditangkap pada 2015 menacapai 106 orang dan 150 orang pada tahun 2016 hingga tahun 2017 dikutip dari middleEastMonitoring.

Dalam laporan lain, Lembaga Pertahanan untuk Anak Internasional - Palestina (DCI-P) sepajang tahun 2018, Militer Israel telah menewaskan 25 anak-anak Palestina di Tepi Barat Jalur Gaza.

Asosiasi Anak Internasional - Palestina itu menambahkan bahwa tentara Israel "dengan sengaja membunuh anak-anak dengan menggunakan peluru tajam".

Dari penembakan itu  sejumlah 21 anak tewas oleh peluru panas dan 11 orang lainya tertembak di kepala dan leher.

"Tentara Israel terus meningkatkan penggunaan kekuatan mematikan dan peluru mematikan terhadap anak-anak Palestina yang tidak menimbulkan ancaman langsung terhadapnya," kata organisasi itu.

Source : MiddleEastMonitor


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search