Empat Kekuatan yang Membuat Turki Tak Dapat Ditaklukkan

- September 18, 2018

Turki dan Recep Tayyip Erdogan bersinar bak bintang, menjadi perbincangan tak habis-habis di dunia Islam. Apalagi pasca percobaan kudeta yang gagal oleh segelintir militer terhadap dirinya. Erdogan disegani oleh kawan maupun lawan. Ia telah melakukan terobosan dan lompatan besar yang membawa Turki pada kandidat negara adidaya. Turki dengan tangan dingin Erdogan akan menjadi sebuah kekuatan raksasa yang mengembalikan izzah Islam dan kaum muslimin.

Dalam kitabnya, Aatsaar Ibni Badfis Juz 11 Halaman 216, Ibnu Badiis menulis, "Sesungguhnya kemuliaan itu tidak akan pernah ada kecuali dengan al-mulk (kekuasaan). Dan kekuasaan sendiri tidak dapat ditegakkan melainkan dengan kekuatan." Inilah rahasia empat kekuatan yang diraih Turki hingga terus menempuh jalan kejayaannya.

1. Kekuatan Fisik (al-quwwah al-jismiyyah)



Militer Turki telah teruji ketangguhannya di medan tempur. Salah satunya ketika menembak jatuh pesawat tempur Rusia yang berusaha memasuki kawasan udaranya. Di saat Amerika hanya berani perang mulut, Turki tak gentar angkat senjata. Turki juga memiliki roket canggih bernama Roket Balistik Yildrim, yang mempunyai daya jangkau hingga 2.500 km. Turki juga memproduksi sendiri pesawat tempur tanpa awak, tank baja, dan satelit militer modern. Pasukan khusus Turki bernama Ozel Kuvvetler. Turki juga berkali-kali menghabisi pasukan ISIS dan terakhir kekuatan fisik Turki teruji setelah berhasil menggagalkan upaya kudeta yang konon juga melibatkan CIA.

2. Kekuatan Akal atau Fikiran (al-quwwah al-'aqliyyah



Tidak hanya militer, Erdogan tak lupa pula membangun kekuatan akal dan fikiran rakyat Turki. Dalam 10 tahun memerintah, Erdogan mendirikan 125 universitas dan 189 sekolah baru. Ia juga membiayai lebih dari 300 ribu ilmuwan untuk melakukan penelitian-penelitian ilmiah. Dan yang lebih mencengangkan, anggaran pendidikan di Turki melebihi anggaran pertahanan sehingga dapat menggaji guru sebesar gaji dokter. Ini juga berdampak pada kecerdasan anak-anak Turki yang semakin bagus. Erdogan bahkan sempat disiarkan berdebat dengan anak 12 tahun tentang masa depan Turki. Para penghafal Alquran juga semakin banyak bermunculan.


3. Kekuatan Moral atau Perilaku Mulia (al-quwwah al-khuluqiyyah)



Apa standar moral yang paling tinggi? tak lain adalah moral yang telah diajarkan oleh Alquran dan sunnah. Erdogan telah membebaskan para muslimah untuk berjilbab setelah sekian lama mereka dipaksa untuk menampakkan aurat di sekolah-sekolah. Erdogan tidak pernah berlaku brutal terhadap rakyatnya sebagaimana Assad di Suriah. Erdogan hanya mengusir para demonstran dengan air tidak dengan peluru tajam. Kedudukan Erdogan semakin kuat dan dicintai oleh rakyat karena ia telah mengangkat martabat Turki di mata dunia. Ia menolak tunduk pada kemauan Israel atas nasib Palestina.


4. Kekuatan Harta atau Ekonomi (al-quwwah almaaliyyah)



Kekuatan ekonomi Turki tak usah ditanya. Terlalu banyak capaian yang layak disebutkan. Pada beberapa tahun yang lalu saja Turki berada di peringkat ke-16 negara dengan ekonomi terkuat di dunia. Turki menjadi negara dengan tujuan wisata yang paling diminati. Oleh karena itu, banyak pelaku teroris di Turki yang menyerang tempat strategis seperti pusat perbelanjaan dan bandara untuk melemahkan ekonomi Turki. Namun ekonomi Turki tak bisa dibendung. Pada 2013, pendapatan perkapita penduduknya tembus angka 11.000 dolar, naik 30 kali lipat dari 10 tahun sebelumnya. Gaji pegawai pun ikut meningkat hingga 300%. Dan yang membanggakan, Turki bebas hutang dari IMF bahkan ia meminjami IMF sebesar 5 milyar dolar. Ekspor Turki mencapai 153 milyar dolar di 190 negara. Paling banyak mobil dan produk elektronik.

Empat kekuatan itu telah membuat Turki di bawah kepemimpinan Erdogan semakin menampakkan taringnya. Turki menjadi bangsa yang ditakuti oleh negara-negara yang disebut-sebut sebagai negara kuat sekalipun. Israel saja dibuat takluk, Rusia pernah di-"dor", bahkan Amerika, baru-baru ini ditekan untuk menyerahkan si pemberontak Fetullah Gulen.

Semoga semakin banyak negara-negara yang berpenduduk mayoritas muslim terinspirasi dari keberhasilan Erdogan dalam membangun Turki. Membangun empat kekuatan sebagai modal untuk menegakkan keadilan dan menciptakan kesejahteraan. (@RafifAmir)


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search